Musik di Era 90 an, Penuh Pesona dan Nostalgia

 

Musik Di Era 90 an Penuh Pesona dan Nostalgia

Kurt Cobain – Nirvana – Musik di Era 90 an

Miroopaper.com – Sebagian dari kita, yang terlahir di tahun 80 an atau sebelumnya, tentu sangat familiar dengan lagu-lagu yang populer waktu itu.

Mari kita bernostalgia, karena buat saya sebagian inspirasi yang kita dapat sekarang justru kadang seringkali muncul karena adanya masa lalu.

Acara Musik Televisi

Pada waktu itu saya mengenal musik dari televisi dan kaset yang diperdengarkan oleh Ayah.

Kalian pasti ingat acara Album Minggu Kita, atau Aneka Ria Safari, yang disiarkan di TVRI.

Sebuah hiburan tersendiri pada jaman itu, karena arus informasi dan hiburan belum seperti sekarang dan positifnya bisa mempererat hubungan kekeluargaan.

Kaset dan radio menjadi hiburan yang paling menyenangkan selain kaset vhs, (ingat Gogle v, Gaban, Sarivan )

Wah…waktu itu belum kenal yang namanya idealis seperti sekarang deh. Lagu anak-anak menjadi lagu yang saya sukai waktu SD.

Setelah agak besar sedikit, saya mulai mendengarkan pop, rock, sampai melayu, gara-gara agenda rutin tiap hari minggu di TVRI satu keluarga saya berkumpul di depan televisi supaya tidak ketinggalan acara Album Minggu Kita (Saya masih ingat betul jinglenya yang super catchy itu).

Setelah itu muncul program musik Delta di RCTI, dan juga di planet remaja ANTV.

Acara-acara tersebut sering memberikan info-info soal musik.

Acara Album Minggu Kita dan Aneka Ria Safari – Musik di Era 90 an

Dan yang membuat saya paling suka adalah mendengarkan musik lewat radio, dan sering datang di acara-acara off air band lokal.
Salah satu alat andalan saya adalah walkman. Haha, kalian pasti punya kan? itulah salah satu alat untuk menikmati Musik di Era 90 an

Dengan adanya Walkman tetap bisa mendengarkan musik dimanapun dan kapanpun kita bisa menikmatinya.

Dan gara-gara hobi saya mendengarkan lagu luar nilai bahasa inggris saya tidak pernah jelek! Nyombong dikit! Hihihihi…..

Era MTV

Setelah itu, berbarengan dengan hobi saya mendengarkan musik di radio, muncul era MTV melalui stasiun TV lokal bernama ANTV, masih pada ingat?

Waktu itu yang menjadi Video Jockey adalah Sarah Sechan dan Jamie Aditya. Dan disitulah idealis saya mulai terbentuk.

Tidak tahu kenapa saya paling tertarik sama musik-musik alternative, saya paling suka program MTV Alternative Nation.

Pada acara itu, yang paling banyak diputar adalah musik-musik dari genre Grunge, karena pada masa itu musik Grunge sangat mendominasi.

Terlebih setelah era band yang mendunia sekaligus populer sampai kalangan pelosok – Nirvana.

MTV Alternative Nation – Acara era 90 an di ANTV

Saya yakin pasti ada diantara kalian yang pernah dan sering menonton acara tersebut, dulu sih yang paling sering diputar video klip seperti Foo Fighters, yang sampai bisa terkenal di indonesia setelah menggelar konser bareng sama Pas band, ada lagi band-band lainnya seperti – The Legend One & Woulddiefor- Smashing Pumpkins, The Offspring, Silverchair, Oasis, Blur, lalu Gin Blossoms, Republica, Alanis Morissette, Garbage, The Cranberries, No Doubt, Elastica, Beastie Boys
lalu, Deftones, Radiohead (high&dry?aha!), Soundgarden, Red Hot Chili Peppers, Greenday, REM, Veruca Sault, 311, Pearl Jam, sampai videoklip dari band-band yang namanya tidak populer di indonesia, seperti Alice in Chains, Bush, Moonpools & Caterpillar, Skunk Anansie, Edwyn Collins, Pinkfloyd, Matthew Sweets, The Lemonheads, pernah diputar di acara MTV Alternative Nations tersebut

Menambah Pengetahuan soal musik 

Pengetahuan saya juga bertambah dari situ. Dari asal muasal sebuah musik itu berasal dan gaya hidup dari sebuah aliran musik itu. Dan hunting majalah pada waktu itu adalah salah satu yang paling menyenangkan buat saya.

Dulu saya membeli majalah terbitan luar negeri di toko buku Gunung Agung seperti Metal Edge, Hit Parader, dsb dan waktu itu masih dihargai Rp. 22.000 per eksemplar, tapi sekarang agak sulit menemukan majalah musik terbitan luar yang terbaru seperti itu, yang bekas aja kadang susah mencarinya. Tapi sekarang sudah jamannya internet yang menyediakan berbagai informasi yang pasti lebih murah daripada membeli majalah.

Majalah Metal Edge dan Hit Parader – Musik di Era 90 an

Sekarang, program musik itu sudah tidak diputar lagi di stasiun televisi, kadang ingin juga bisa melihat video-video musik di televisi, tapi sepertinya tidak mungkin karena sekarang di semua stasiun televisi selalu memutar videoklip dari band yang sama.

Jujur tayangan- tayangan tersebut sangat membosankan, dimana setiap klik pindah channel selalu lagu dari video yang sama, dan hampir tidak ada variasinya.

Dan parahnya semua anak kecil sekarang juga ikut menyanyikan lagu-lagu dan tayangan televisi dimana seharusnya belum pantas mereka nikmati, berbeda dari masa kecil saya dulu, dimana saya mengenal lagu-lagu dan tayangan yang sesuai dengan anak seumuran saya.

Seperti lagu kring kring goes goes, 1+1=2, dakocan, tayangan ACI, Unyil, VHS Gogle-V, Yonkuro, yang merupakan sebagian acara televisi yang ada pada saat itu. Saya juga berkembang sewajarnya sesuai usia saya, tidak seperti sebagian besar perkembangan anak kecil sekarang.

Yaah,,,,lagi-lagi jaman udah beda, arus informasi yang diterima generasi sekarang juga jauh lebih cepat dan canggih.

Dari berbagai media apapun bisa mereka dengan mudah dapatkan, dan tidak ada batasan usia untuk itu, dan tidak terbentur waktu, bahkan bisa 24 jam! Suka-suka deh.

Tapi kadang sedikit nostalgia memang sangat ampuh untuk melepas kepenatan saya, dalam menghadapi kejenuhan untuk memperoleh kesenangan diri lewat bentuk audio visual.

baca juga :

 

Leave a Reply